Notification

×

Iklan

Iklan

"Semangat Gotong Royong Warga Balurebong: Harapan Terus Mengalir Meski Terganjal Keterbatasan"

Rabu, 25 Desember 2024 | Desember 25, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-12-25T09:41:37Z

 



Lembata ,| | wartapers.com - "Seperti padi yang tak pernah mengeluh meski tumbuh dalam lumpur, begitu pula semangat warga Desa Balurebong yang terus tumbuh meski dalam keterbatasan."


Kebersamaan adalah kekuatan yang menggerakkan Desa Balurebong di Kecamatan Lebatukan, Kabupaten Lembata. Meskipun banyak keterbatasan yang harus dihadapi, semangat gotong royong warga desa ini patut diapresiasi. Tanpa keluh kesah, mereka menjalani kehidupan dengan hati yang penuh rasa syukur dan semangat kebersamaan. Namun, di balik senyuman mereka, tersembunyi harapan besar agar negara hadir dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.


Kepala Desa Serilus Tangnga mengungkapkan dalam wawancara dengan media ini, bahwa sejumlah masalah masih menghalangi kemajuan desa, seperti kekurangan air bersih, penerangan listrik, dan infrastruktur jalan. 


"Kami ingin agar pemerintah bisa memperhatikan kebutuhan dasar kami," ujarnya. 


Desa Balurebong, yang dihuni oleh sekitar 140 kepala keluarga, berjuang keras untuk mengatasi tantangan ini dengan cara yang khas: gotong royong. Sebagai contoh, untuk membuka akses ke sentra pertanian di Dusun Wade, warga secara bersama-sama membangun jalan usaha tani.


Meski alokasi dana desa telah diperuntukkan untuk pembukaan jalan usaha tani, Kepala Desa Serilus mengungkapkan bahwa dana tersebut masih belum cukup untuk mengatasi masalah infrastruktur yang ada.



 “Memang sudah ada dana untuk membuka jalan usaha tani, namun itu belumlah cukup untuk menciptakan infrastruktur yang memadai di desa kami. Kami masih membutuhkan dukungan lebih besar dari pemerintah untuk memperbaiki fasilitas dasar yang sangat diperlukan warga,” ujarnya.



Lebih lanjut, Kades Serilus mengungkapkan kekagumannya terhadap semangat kerja dan kehidupan sosial masyarakat desa yang masih sangat polos dan luar biasa. 



"Keadaan sosial di desa kami belum banyak terpengaruh oleh globalisasi. Masyarakat kami masih sangat kental dengan nilai-nilai gotong royong dan kebersamaan, yang tidak terjangkau oleh pengaruh luar. Ini adalah kekuatan kami, namun untuk maju, kami membutuhkan dukungan lebih dalam hal infrastruktur dan kebutuhan dasar lainnya," tuturnya.



Kades Serilus mengatakan, meskipun pihaknya telah berusaha keras, masalah besar seperti infrastruktur jalan yang rusak dan sulitnya akses listrik di Dusun Wade masih saja terus mengganggu. Lebih lanjut, persoalan air bersih juga menjadi perhatian utama karena sumur yang ada tidak mencukupi kebutuhan warga, apalagi setelah bencana alam Seroja merusak instalasi pipa yang belum diperbaiki karena keterbatasan dana.



Kepala Desa Balurebong berharap agar Pemerintah Daerah Lembata dapat segera mengalokasikan anggaran untuk perbaikan infrastruktur dan kebutuhan dasar warga. 


"Kami butuh sistem air yang lebih baik, tahan bencana, dan juga peningkatan akses listrik untuk kesejahteraan bersama," tambahnya.


Harapan ini bukanlah mimpi kosong, karena seperti pepatah, "berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian," semangat dan usaha warga desa ini akan membawa mereka menuju masa depan yang lebih baik, asalkan ada perhatian dari pihak pemerintah.



Pewarta:sabatani

Editor: redaksi 

×
Berita Terbaru Update