Lembata, ||wartapers.com - Kabar menggembirakan datang dari Askab PSSI Lembata. Setelah tampil gemilang di Soeratin Cup U-15 seri Provinsi NTT dan melanjutkan langkah ke seri Nasional, dua pemain Persebata Lembata, Oris dan Wanberst, mendapatkan kesempatan emas untuk mengembangkan karier mereka di level yang lebih tinggi.
Ketua Askab PSSI Lembata, Gucek Making, mengonfirmasi kabar tersebut. "Kami dihubungi oleh pemandu bakat Persita Tangerang, Bapak Hugo Nahak, setelah mendapat rekomendasi dari coach Persita U-20, Ilham Jaya Kesuma. Mereka menyampaikan bahwa ada peluang bagi Oris dan Wanberst untuk bergabung dengan tim Persita U-18 di Elite Pro Academy (EPA) tahun depan," ujar Gucek, Jumat (25/1).
Menurut Gucek, jika kedua pemain setuju, mereka akan mulai bergabung dengan tim Persita enam bulan sebelum kompetisi EPA U-18 dimulai. "Ini merupakan peluang luar biasa untuk karier mereka. Persita adalah salah satu klub Liga Nasional yang serius dalam pembinaan pemain muda dari seluruh Indonesia," tambahnya.
Penampilan Oris yang menjadi top scorer di Soeratin Cup U-15 dan Wanberst yang tampil konsisten di lini depan maupun lini belakang menjadi alasan utama mereka dilirik oleh pemandu bakat Persita. "Potensi mereka sangat besar, dan kami yakin mereka bisa bersaing di level nasional," kata M. Zey, manajer Persebata U-15.
Saat ini, Askab PSSI Lembata tengah mempersiapkan langkah-langkah administratif untuk mendukung keberangkatan kedua pemain tersebut. "Kami akan segera mengirimkan profil pemain setelah mendapat persetujuan dari pemain, orang tua, guru atau kepala sekolah, serta klub pemilik," jelas Gucek.
Selain itu, Gucek juga menegaskan pentingnya dukungan dari semua pihak, terutama keluarga dan sekolah, untuk memastikan kedua pemain siap menghadapi tantangan baru di luar Lembata. "Perjalanan ini tidak hanya soal bakat, tetapi juga soal mental dan komitmen," tegasnya.
Sementara itu, Oris dan Wanberst merasa bersyukur atas kesempatan yang datang. “Kami berdua sangat bersemangat, tetapi juga ingin berdiskusi dengan orang tua dan pelatih kami terlebih dahulu,” kata Oris.
Langkah ini juga menjadi kebanggaan bagi sepak bola Lembata. "Prestasi ini membuktikan bahwa bakat-bakat muda dari daerah bisa bersaing di kancah nasional. Semoga ini menjadi motivasi bagi pemain-pemain muda lainnya," ujar Zey.
Gucek berharap keberhasilan ini menjadi pemacu semangat bagi Askab PSSI Lembata untuk terus meningkatkan pembinaan usia dini. "Kami akan terus mendukung dan mencetak lebih banyak pemain berbakat dari Lembata," katanya.
Dengan peluang ini, Oris dan Wanberst membawa harapan besar bagi sepak bola Lembata. Jika segalanya berjalan lancar, mereka akan menjadi bukti nyata bahwa mimpi besar bisa diraih dari pulau kecil di NTT.
Pewarta: sabatani
Editor: redaksi