Kolaka , || wartapers.com - Resor Polsek Pomalaa tengah serius mendalami kasus pencurian besi yang terjadi di Area Kawasan Pabrik Smelter Nikel milik PT Aneka Antam Tbk.
Dari kasus pencurian besi yang mengakibatkan kerugian PT Antam, polsek pomalaa sudah mengamankan tiga tersangka yang merupakan oknum karyawan PT Jaya Nikel Pacific.
Kapolsek Pomalaa, Ipda Maharani saat di hubungi media ini mengatakan laporan tersebut masih dalam upaya pengembangan karena di duga masih banyak oknum yang terlibat dalam kasus pencurian tersebut.
" Pelaku sudah tiga yang kita amankan, masih dalam proses pengembangan. Tidak menutup kemungkinan besar masih ada tersangka lainnya," ungkap Kapolsek Maharani saat dihubungi. Rabu, 29/1/2025.
Sementara itu Direktur Operasional PT Jaya Nikel Pacific, Idhil saat dihubungi media ini mengatakan bahwa pihak JNP menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada aparat penegak hukum terkait kasus pencurian besi yang melibatkan oknum karyawan JNP.
" Kita percayakan kepada aparat penegak hukum, karena kasus ini sudah di tangani Polsek Pomalaa," ucapnya.
Idhil juga mengungkapkan bahwa dengan adanya kasus tersebut yang dilakukan oknum karyawan JNP pihaknya mengalami kerugian yakni hilangnya kepercayaan di Antam dan susah menjadi SMK.
" Dampak kerugian yg dialami oleh JNP Kontrak yang harusnya diperpanjang tapi dengan kejadian ini kami tidak diberikan amandemen kontrak," ungkapnya.
Menurut Idhil, jika ada oknum operator atau karyawan lainnya yang terlibat dalam kasus pencurian tersebut, maka pihak perusahaan ( JNPred ) tidak segan - segan akan menuntut para pelaku.
" jika terbukti operator wl dan lainnya terlibat, perusahan akan menuntut karyawan yang terlibat karena telah merugikan JNP. dengan kejadian ini pihak Antam meragukan tiem kami bahkan terancam tidak mendapatkan kesempatan untuk bermitra lagi," tegas Idhil.
Saat ini perusahaan JNP masih menunggu hasil penetapan hukum dari pihak kepolisian dan menunggu nilai kerugian pihak Antam dan selanjutnya kami meminta kepastian tanggung jawab para operator.
"kami harap kepolisian dan Antam agar mengusut tuntas kasus ini, selain antam yang di rugikan pihak JNP juga sering mengalami kerugian akibat kelakuan tenaga kerja seperti kecurian BBM," tandasnya.
Laporan : asril wp
Editor: redaksi