Luwu timur, wartapers.com - Inspektur kementrian kehutanan Sri Sultrarini Rahayu menerima audiensi anggota legislatif DPRD Luwu timur Sulawesi selatan dalam rangka menyampaikan persoalan ekspansi tambang PT. Valle Indonesia ke perkebunan warga di wilayah Loeha raya Luwu timur di lantai 10 gedung kementrian lingkungan hidup dan kehutanan. Jumat Februari 2025.
Ketua asosiasi petani menyampaikan bahwa kedatanganya ke kementrian kehutanan bukan yang pertamakali, Ali Kamri menyebutkan terhitung petani lada Loeha raya sudah ketigakalinya menyampaikan persoalan ini ke kementrian lingkungan hidup dan kehutanan dan belum ada sama sekali respon.
"Ini sudah ke tiga kalinya kami datang ke sini,dan sampai hari ini belum ada sikap dari kementrian kehutanan, kami sangat berharap kementrian bisa memberikan atensi terhadap persoalan,karena kami di kampung selalu khawatir ketika pergi berkebun,kami khawatir jika suatu saat nanti PT.valle mengambil kebun kami" ujar Ali Kamri.
Mufli hamsa Kepala Desa tokalimbo juga menyoroti kinerja kementrian kehutanan dari sekian perwakilan masyarakat yang datang hari ini baik dari Anggota DPRD, kepala desa dan di dampingi camat Towuti Luwu timur dan juga beberapa warganya.
" kalau itu di suruh kembali untuk membuat satu regulasi lalu mengajukan kembali maka seharusnya kementrian, hadir kami hari ini mendampingi warga kami satu hal yang perlu foil up ke Mentri, minta dari kementrian ini turun melihat kondisi kalau itu kemudian membuat masyarakat mengadu ke sana kemari mana masyarakat tau" kata Mufli.
"Harusnya ini harapan kita adalah ibu menyampaikan ke kementrian persoalan ini agar harapan kita ini dari kementrian kehutanan dan kementrian ESDM turun ke lapangan dan memutuskan" tutup Mufli.
Narasumber: Rifai
Pewarta: sarfan