Notification

×

Iklan

Iklan

Temu Pisah Kepala SDK Baopukang: Menghormati Dedikasi 15 Tahun Benyamin Belake dan Elisabeth Ohe

Jumat, 07 Februari 2025 | Februari 07, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-02-07T09:19:37Z

 


Lembata, wartapers.com – Suasana haru dan penuh kehangatan menyelimuti aula SDK Baopukang saat acara temu pisah bagi Benyamin Belake, S.Pd.SD, dan Elisabeth Ohe, S.Pd.SD, yang telah mengabdikan diri selama 15 tahun di sekolah tersebut. Acara yang berlangsung pada Jumat, 7 Februari 2025, ini menjadi momen penghormatan atas dedikasi keduanya dalam membangun dunia pendidikan di Baopukang.


Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya Camat Ile Ape Timur, Nikolaus Ola Watun, S.Sos, Pengawas TK/SD Kecamatan Ile Ape Timur, Donatus Dema, Ketua Anak Tanah Baopukang, Hendrik Mosa, Kepala Desa Jontona, Nikolaus Ake, Ketua BPD Desa Jontona, Nikolaus Kesawu, serta sejumlah kepala desa se-Kecamatan Ile Ape Timur. Selain itu, turut hadir Ketua Komite SDK Baopukang, Gregorius Geroda, para orang tua wali murid, serta para siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 yang turut memberikan kesan dan pesan mereka.


Dalam sambutannya, Kepala SDK Baopukang, Yohanes Keluli, menyampaikan apresiasi atas pengabdian Benyamin Belake sebagai kepala sekolah selama 15 tahun di SDK Baopukang, serta dedikasi Elisabeth Ohe selama bertahun-tahun.


"Mereka telah menjadi bagian penting dalam perjalanan sekolah ini. Dedikasi dan keteladanan yang mereka tunjukkan menjadi inspirasi bagi kami semua," ujar Yohanes.


Camat Ile Ape Timur, Nikolaus Ola Watun, dalam sambutannya juga mengungkapkan rasa hormatnya terhadap kedua guru tersebut.


"Pak Benyamin dan Ibu Elisabeth telah memberikan kontribusi besar, tidak hanya bagi pendidikan di SDK Baopukang tetapi juga bagi masyarakat Desa Jontona. Mereka adalah sosok yang penuh dedikasi, dan saya merasa perlu hadir di sini untuk memberikan kesaksian atas kebaikan mereka," katanya.


Sementara itu, Ketua Komite SDK Baopukang, Gregorius Geroda, menekankan bahwa perpisahan ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan baru bagi keduanya.


"Kami berharap Bapak Benyamin dan Ibu Elisabeth tetap sehat dan bahagia menjalani masa purnabakti. Semoga segala kebaikan yang telah ditanamkan di sekolah ini terus tumbuh dan berkembang," ucapnya.


Benyamin Belake, dalam pesan perpisahannya, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukungnya selama bertugas di SDK Baopukang.


"Selama 15 tahun, saya dan istri telah mengalami banyak suka dan duka. Kami mohon maaf jika ada kesalahan, baik dalam tutur kata maupun tindakan. Kami bangga pernah menjadi bagian dari keluarga besar SDK Baopukang," ujarnya dengan mata berkaca-kaca.


Elisabeth Ohe juga turut menyampaikan rasa syukurnya.


"Kami merasa beruntung bisa mendidik dan membimbing anak-anak di sini. Terima kasih kepada semua guru, orang tua, dan masyarakat yang selalu mendukung kami. Kenangan ini akan selalu kami bawa," katanya.


Kepala Desa Jontona, Nikolaus Ake, turut memberikan apresiasi atas dedikasi Benyamin dan Elisabeth.


"Memimpin di dunia pendidikan bukan hal yang mudah, ada banyak tantangan yang harus dihadapi. Namun, mereka telah membuktikan ketulusan mereka dalam membangun sekolah ini," tuturnya.


Kades Nikolaus Ake juga menambahkan bahwa SDK Baopukang telah berkembang pesat di bawah kepemimpinan Benyamin Belake.


"Beliau bukan hanya seorang kepala sekolah, tetapi juga mentor bagi banyak guru. Kami berharap kepemimpinan baru dapat meneruskan jejak yang telah beliau tinggalkan," katanya.


Sebagai simbol penghormatan, para murid SDK Baopukang menampilkan puisi dan menyanyikan lagu perpisahan. Suasana haru semakin terasa saat beberapa siswa maju dan menerima tumpeng sebagai tanda kasih dari Benyamin dan Elisabeth.


Sementara itu, Kepala Sekolah yang baru, Yohanes Keluli, berjanji untuk meneruskan program yang telah ada serta menciptakan inovasi baru bagi SDK Baopukang.


Meskipun resmi berpisah secara tugas, Benyamin Belake dan Elisabeth Ohe tetap akan dikenang sebagai bagian dari keluarga besar SDK Baopukang. Perjalanan mereka dalam dunia pendidikan telah meninggalkan jejak yang tidak akan mudah dilupakan.



Pewarta: Sabatani

Editor; redaksi 

×
Berita Terbaru Update