Notification

×

Iklan

Iklan

Diskusi Tematik DPRD Kabupaten Kediri Bersama Media Dalam Menjaga Semangat Toleransi

Jumat, 28 Maret 2025 | Maret 28, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-03-28T12:32:20Z


Kediri , wartapers.com - Di Bulan Ramadhan ini DPRD Kabupaten Kediri menggelar Diskusi Tematik bersama media se-wilayah kediri dengan tema "Bersama Media Menjaga Semangat Toleransi" , Kamis ( 27/03/2025 ) pukul 16.00 WIB.

Kegiatan diskusi berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Kediri ini membahas peran pers dalam menangkal berita hoaks dan menjaga keberagaman di tengah maraknya disinformasi di media sosial.


Ketua DPRD Kabupaten Kediri, Murdi Hantoro, menyampaikan bahwa masyarakat harus lebih cerdas dalam menyaring informasi yang beredar. Menurutnya, berita hoaks yang tidak terverifikasi dapat memicu intoleransi dan perpecahan di masyarakat.


Dalam diskusi ini hadir Ketua PWI Kediri Raya( Bambang Iswahyoedhi), yang menyoroti pentingnya prinsip Bhinneka Tunggal Ika dalam menjaga keharmonisan. Ia menegaskan bahwa pers memiliki tanggung jawab untuk menyajikan berita yang berimbang dan tidak memicu konflik.


“Toleransi lahir dari keberagaman, dan pers harus memahami itu dalam setiap pemberitaan agar tidak berdampak negatif,” katanya.


Dalam kesempatan Ketua IJTI Korda Kediri( Romi Dwi Juliandi), menekankan pentingnya media dalam menyediakan ruang bagi dialog keberagaman, mengingatkan bahwa isu-isu intoleransi harus diverifikasi dengan baik sebelum dipublikasikan agar tidak memperkeruh keadaan.


“Dengan pemberitaan yang berimbang, kita bisa mencegah intoleransi berkembang di masyarakat,” ungkapnya.


Ditambahkan juga Kurniawan (Direktur Radar Kediri) memaparkan data tentang peningkatan jumlah berita hoaks dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, hoaks yang beredar di media sosial sangat berpotensi memicu ketegangan di tengah masyarakat.


"Dari 2018 hingga 2023, ada sekitar 15.000 berita hoaks yang tersebar di media sosial. Media harus berperan sebagai gatekeeper agar masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi menyesatkan,” jelasnya.


Sementara itu, Hari Tri Warsono ( AJI Kediri ) menyoroti fenomena ironis di beberapa daerah yang mengklaim sebagai kota toleran, tetapi masih terjadi kasus kekerasan akibat perbedaan identitas. Ia menekankan bahwa media harus terus mendorong edukasi agar masyarakat lebih menghargai keberagaman.


Selain menghadirkan beberapa Nara sumber diskusi ini juga dihadiri oleh berbagai perwakilan media dari Kabupaten Kediri, mulai dari media online, cetak, radio, hingga televisi. Melalui kegiatan ini, DPRD dan insan pers berharap dapat memperkuat sinergitas dalam menjaga toleransi serta menangkal berita hoaks di tengah masyarakat.


Pewarta: Didik

Editor: redaksi 

×
Berita Terbaru Update