![]() |
Foto : jalan menuju Sampang - Karangpenang Jl. Imam Bonjol Ruas jalan yang masih tergenang air. Pagi. |
Sampang, wartapers.com – Memasuki musim hujan berapa lokasi untuk siap siaga , beberapa titik yang rawan terhadap banjir kini sudah memasuki pada zona merah , banyak pengendara yang melintas kini terganggu akibat kondisi jalan yang penuh dengan air tersebut, sehingga pengguna jalan memilih untuk cari jalan lain.
Area ruas jalan raya tergenang disebabkan meluapnya air sungai Kali Kemuning, Dengan kondisi seperti ini, Banyak kendaraan terutama motor memilih jalan alternatif guna hindari dari genangan air tersebut , akses jalan menuju Sampang – Karangpenang ini kini terganggu. Warga setempat memberikan informasi jika sudah beberapa pekan ini tak ada hujan namun akibat luapan dari sungai Kali Kemuning yang masih belum stabil membendung arus derasnya air ketika musim hujan.
” Kalau disini jarang hujan , paling gerimis bahkan Suawes ada satu pekan, yaa mungkin di wilayah sampang Utara sering alami hujan makanya imbasnya kesini ya bisa dibilang luapan dari sungai Kali Kemuning, ” ujar warga setempat.
Banjir yang melanda Jalan Raya Panggung tepatnya di Pasar Bunten Kecamatan Sampang ini masih mengalami debit air yang masih cukup tinggi hampir lutut orang dewasa, tak kemungkinan kendaran yang melintas memilih untuk mutar balik.
Berdasarkan pemantauan dari pemerintah kabupaten melalui Bandan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang saat dilokasi, banjir sementara sungai Kali Kemuning statusnya masih siaga 3. Intensitas tinggi yang melanda Kec. Robatal dan Kec. Karangpenang sehingga sungai Kali Kemuning meluap dan memasuki titik dataran rendah yang rawan banjir , misalnya Desa Muktesareh, Desa Pangilen serta jalan pelosok kota lainya sudah mulai mengalami kenaikan.
“Banjir krn luapan sungai kemuning, Dari alat yg ada, yg muktesareh dan pangilen sdh menurun ttp alat yg di kota msh naik, luapan air sungai Kali Kemuning sudah mulai memasuki akses Jl. Imam Bonjol, dan bagian jalan kota juga alami naik , maka saat ini teman-teman masih mantau ” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Candra Ramadhani Amin. Jumat 07/03/2025.
Salah satu pengendara motor yang melewati dijalan tersebut tidak berani melewati dengan alasan takut motornya mati, sehingga ia harus memilih jalan lain.
” Gak berani mas, paling hanya beberapa motor yang berani masuk , kalau punya saya pasti mati nanti, ya sudah muter balik saja untuk cari jalan lain”. timpalnya.
Zul