Flores Timur , wartapers.com Ketua Komisi III DPRD Provinsi NTT, Yohanes De Rosari, melaksanakan reses di Desa Konga, Kecamatan Tite Hena, Kabupaten Flores Timur, pada Jumat (14/3). Kegiatan ini menjadi momen penting untuk menyerap aspirasi masyarakat, terutama terkait penguatan program ketahanan pangan, pengembangan Posyandu Tangguh, hingga pentingnya kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak daerah yang menjadi penopang utama pembangunan.
Kepala Desa Konga, Aloisius Sinyo Kung, SH, dalam sambutannya berterima kasih atas kehadiran Yohanes De Rosari yang melaksanakan reses di desa tersebut sejak terpilih pada Pemilu 2024. "Kami merasa terhormat karena ini adalah kunjungan reses Bapak Yohanes di Desa Konga. Walaupun informasi undangan disampaikan secara lisan dan melalui grup WhatsApp karena keterbatasan waktu, kami bersyukur atas kehadiran semua perwakilan masyarakat hari ini," ujarnya.
Aloisius juga menjelaskan situasi terkini di desa, termasuk kondisi warga pengungsi dan padatnya aktivitas masyarakat. Ia berharap reses ini menjadi ajang untuk membahas kebutuhan masyarakat, mulai dari ketahanan pangan, penguatan lembaga sosial seperti Posyandu, hingga pembangunan gereja. "Harapan saya, segala kebutuhan yang disampaikan oleh masyarakat bisa diakomodir, baik kebutuhan masyarakat secara umum, pembangunan fisik di desa, pemberdayaan masyarakat, juga para pengungsi yang ada," tambah Aloisius.
Ketua Komisi III DPRD NTT Yohanes De Rosari menegaskan pentingnya kegiatan reses sebagai wadah untuk mendengar aspirasi masyarakat secara langsung. Ia juga menjelaskan peran Komisi III yang bermitra dengan berbagai dinas dan BUMD di Provinsi NTT, termasuk dalam pengelolaan aset pemerintah.
"Reses ini bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari kewajiban kami untuk menampung aspirasi masyarakat. Apa yang menjadi kendala atau kebutuhan masyarakat di Desa Konga, seperti soal ketahanan pangan atau program pembangunan, bisa disampaikan. Nanti, kami di DPRD akan memperjuangkannya melalui mitra-mitra kerja di tingkat provinsi," jelas politisi Partai Golkar ini.
Lebih lanjut, Yohanes memaparkan pentingnya pajak daerah sebagai tulang punggung pembangunan. "Pendapatan terbesar provinsi berasal dari pajak kendaraan bermotor dan retribusi. Karena itu, kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak sangat penting untuk mendukung pembangunan di daerah," ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih aktif dalam mendorong peningkatan pendapatan daerah melalui kepatuhan terhadap kewajiban pajak. Dengan begitu, anggaran pembangunan yang dialokasikan ke daerah bisa lebih maksimal dan tepat sasaran.
Kegiatan reses diakhiri dengan sesi diskusi, di mana warga menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari kebutuhan infrastruktur dan peningkatan program pertanian. Yohanes De Rosari berkomitmen untuk membawa aspirasi tersebut ke tingkat provinsi dan memperjuangkannya demi kesejahteraan masyarakat Desa Konga.
"Kami berharap, melalui pertemuan ini, sinergi antara masyarakat dan pemerintah semakin kuat, sehingga program-program pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tutup Yohanes.
Pewarta: Sabatani
Editor: redaksi